Banten

Sakit Hati Lihat Kades Bertato 'Flexing' Mewah di Medsos, Pria Ini Nekat Jalan Kaki Bakar Mobil Civic Turbo Milik Korban!

Abdurahman | 20 Mei 2026, 14:48 WIB
Sakit Hati Lihat Kades Bertato 'Flexing' Mewah di Medsos, Pria Ini Nekat Jalan Kaki Bakar Mobil Civic Turbo Milik Korban!
Penampakan mobil Honda City yang dibakar pelaku, milik Kades Hoho Banjarnegara. (IG @ hoho_alkaff)

AKURAT BANTEN – Kilau kemewahan yang dipamerkan di jagat maya ternyata bisa memantik api cemburu yang membakar habis harta benda di dunia nyata.

Kasus pembakaran mobil mewah jenis Honda Civic Turbo milik istri Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf, akhirnya bergulir ke babak baru.

Motif utama di balik aksi nekat tersebut terkuak: murni karena dendam psikologis akibat fenomena flexing pejabat desa.

Aksi nekat pembakaran yang terjadi pada Kamis subuh, 23 April 2026 lalu di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara sempat menjadi teka-teki besar bagi warga setempat.

Namun, misteri itu pecah setelah jajaran Satreskrim Polres Banjarnegara berhasil meringkus pelaku utama, seorang pria paruh baya berinisial RP (43), warga Desa Panggisari.

Baca Juga: GEGER! Narasi Roy Suryo Cs Patah Total, Fakta Baru Ijazah Asli Jokowi Akhirnya Terungkap Secara Mengikat, Ini Kronologinya

Berjalan Kaki Menembus Subuh demi Melampiaskan Kebencian

Berdasarkan penyelidikan intensif pihak kepolisian, pelaku diketahui sengaja merencanakan aksi ini dengan matang.

Didorong oleh rasa muak yang mendalam setiap kali melihat unggahan media sosial sang kades, RP memutuskan untuk bergerak mengeksekusi niat buruknya pada pukul 04.15 WIB.

Tanpa kendaraan, pelaku memilih berjalan kaki menembus keheningan subuh menuju rumah korban. Langkah kaki itu diselimuti oleh emosi yang membara.

Setibanya di halaman rumah Kades Purwasaba, RP langsung menyiramkan bensin yang dibawanya dalam jerigen kecil dan menyulutkan api ke mobil sedan sport bernomor polisi premium tersebut.

Saya sakit hati dan gerah setiap kali melihat dia pamer kemewahan di media sosial. Di saat kami rakyat kecil sedang susah payah bertahan hidup menghadapi kondisi ekonomi yang sulit, dia malah terus-terusan pamer barang-barang mewah seolah tidak pedahu dengan perasaan warganya.

Kutipan pengakuan jujur dari pelaku di hadapan penyidik tersebut menggambarkan betapa dalamnya jurang kesenjangan sosial yang dirasakan oleh pelaku, hingga mengubah rasa iri menjadi sebuah tindakan kriminal yang destruktif.

Baca Juga: Sebut Misi Kemanusiaan 'Rencana Jahat', Netanyahu Puji Pasukan Israel yang Tangkap 9 WNI di Kapal Gaza, Ini Daftarnya!

Jejak Selang Bensin dan Kain Sisa yang Mengunci Pelaku

Kapolres Banjarnegara melalui Kasatreskrim Iptu Ori Friliansa Utama menjelaskan bahwa penangkapan RP dilakukan setelah tim gabungan Resmob Polres Banjarnegara dan Jatanras Polda Jateng menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi kunci.

Pelaku diringkus tanpa perlawanan pada Jumat dini hari di kediamannya.

Meskipun sempat mencoba mengaburkan jejak kejahatannya, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti krusial di rumah tersangka yang tidak bisa ia bantah lagi:

  • Sisa potongan kain: Memiliki karakteristik dan serat yang identik dengan kain pembakar yang tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

  • Selang plastik khusus: Alat yang digunakan pelaku untuk memindahkan bensin dari tangki sepeda motornya ke dalam jerigen sebelum melancarkan aksi jalan kaki.

Baca Juga: Heboh! Kasus Chromebook Nadiem Makarim: Profesor Romli Atmasasmita Sebut Jaksa Tabrak KUHAP!

Fenomena Kades Nyentrik Bertato dan Sensitivitas Sosial

Sosok Welas Yuni Nugroho atau yang lebih populer dikenal sebagai Hoho Alkaf memang bukan kades biasa.

Publik tanah air mengenalnya sebagai figur kades nyentrik yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato layaknya anggota Yakuza.

Di media sosial, ia memiliki basis pengikut yang cukup besar dan kerap membagikan potongan video gaya hidup serta aktivitasnya sehari-hari.

Namun, popularitas dan gaya hidup "menonjol" yang ditampilkan di era digital ini ternyata menjadi pisau bermata dua.

Apa yang dianggap sebagai sekadar konten bagi sebagian orang, justru diterjemahkan sebagai bentuk keangkuhan dan pamer kekuasaan oleh pihak lain yang sedang terhimpit beban ekonomi.

Kini, mobil Honda Civic Turbo senilai ratusan juta rupiah milik istri kades tersebut telah hangus, dan RP harus mendekam di balik jeruji besi Polres Banjarnegara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini sekaligus menjadi tamparan keras dan pengingat bagi seluruh pejabat publik agar lebih bijak dan berempati dalam menampilkan kehidupan pribadinya di ruang digital.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman